Jazuli Abdillah Selamat Idul Fitri

Dianggap Bisa Bocorkan Data, Jerman Larang Penjualan Boneka Cayla

MUNICH, PenaMerdeka – Salah satu Badan pengawas di pemerintahan Jerman memberi peringatan kepada para orangtua mengenai bahaya mainan Boneka Cayla (My Friend Cayla). Lantaran Boneka tersebut memiliki kemampuan untuk mengungkap data pribadi pemiliknya.

Peringatan dikeluarkan oleh Badan Network Federal (Bundesnetzagentur) sebagai pengawas telekomunikasi Jerman.

Larangan bagi peritel untuk menjual My Friend Cayla bukan tanpa alasan, kontroversi tahun lalu terkait teknologi yang dibenamkan dalam boneka tersebut menurut para pakar, akan memata-matai aktivitas anak dengan efektif, Jumat (17/2).

Pimpinan Bundesnetzagentur Jochen Homann mengatakan, “ Di Jerman, boneka Cayla dilarang. Hal ini juga untuk melindungi masyarakat yang paling rentan,” ujarnya.

Badan pemerintah tersebut juga meminta warga Jerman yang sudah membeli untuk memusnahkan boneka itu. Para pemangku kewenangan akan mengkaji ulang legalitas mainan-mainan interaktif lain seperti Boneka Cayla.

“Mainan sebagai alat spionase sangat membahayakan, tanpa sepengetahuan orangtua, perbincangan anak-anak dapat disalahgunakan,” Tuturnya.

Mainan boneka yang dapat berbicara itu dilengkapi dengan perangkat bluetooth, hal ini sangatmemungkinkan untuk mendengar atau berbicara dengan anak. Tidak hanya itu, boneka ini juga dapat mengakses internet. Oleh karenanya pihak berwenang memperingatkan boneka itu bisa mencuri data pribadi karena rentan terhadap peretas.

Namun demikian pihak Bundesnetzagentur mengatakan bahwa mereka tidak berencana untuk melayangkan gugatan hukum terhadap orangtua yang membeli mainan tersebut. (penamas/dbs)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan