Jazuli Abdillah Selamat Idul Fitri

Lagi, Presiden Erdogan Memecat Pejabat Turki Besar-besaran

TURKI,PenaMerdeka – Pasca kudeta militer Juli 2016 lalu kepada Presiden Recep Tayyip Erdogan yang gagal dilakukan oleh lawan pemerintah Turki, kembali Presiden Erdogan memecat pejabat publik yang ditaksir hingga 4000 orang.

Langkah pemecatan terakhir ini menyusul pemecatan sekitar 9.000 polisi dan penahanan 1.000 orang pada Rabu lalu. Mereka dicurigai memiliki kaitan dengan ulama yang kini berada di AS, Fethullah Gulen. Gulen dituding sebagai tokoh yang bertanggung jawab atas upaya kudeta tersebut.

Presiden Erdogan memecat pejabat termasuk 1.000 pegawai Kementerian Hukum, 1.000 staf militer, dan lebih dari 100 pilot Angkatan Udara. Presiden Recep Tayyip Erdogan memecat pejabat dalam dekrit terpisah, karena Turki melarang acara permainan kencan televisi -langkah yang sebelumnya didorong oleh pemerintah.

Presiden Erdogan menuduh Fatullah Gulen menjadi inisiator upaya kudeta 2016 tahun lalu. Pemerintah dalam penjelasannya menyebut, mereka yang dipecat adalah yang dicurigai terkait organisasi teroris dan struktur yang bisa menjadi ancaman pada keamanan nasional.

Erdogan menang tipis dalam referendum 16 April yang kontroversial lalu. Upaya referendum ini disebut kontroversial, karena dituding menjadi upaya Erdogan memperluas kekuasaannya.

Langkah Tayyip Erdogan memecat pejabat mendapat respon miring dari lawannya lantaran referendum pemungutan suara tersebut telah membelah Turki. Dan disebut semakin mendekatkan Erdogan kepada kekuasan otoriter. (hisyam/dbs)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.