Kesal Dengan MenkumHAM, Siswa SDN Sukasari Kirim Surat ke Presiden

PenaMerdeka – Bukan tanpa pasal siswa SDN Sukasari 4 dan 5 Kota Tangerang, menulis surat untuk Presiden Joko Widodo (Jokowi), lantaran pembangunan sekolahnya dihentikan oleh Kementerian Hukum dan Ham (KemenkumHAM), Selasa (29/3).

Fauzan Naufal Aqilah salah satu siswa kelas 6 dalam suratnya menulis keinginannya agar pembangunan sekolahnya agar bisa dilanjutkan.

“Saya harap Pak Jokowi bisa memberikan fasilitas yang memadai. Dan saya juga meminta agar bapak Presiden tidak menghentikan pembangunan sekolah kami yang baru, karena yang lama akan digusur,” kata Fauzan.

Selain Fauzan, ada 160 siswa yang juga menuliskan surat untuk Jokowi terkait kekecewaan mereka soal penghentian pembangunan oleh Kemenhumkam.

Sementara itu, Kepala Sekolah SDN 4 Sukasari Paulus Sadino sangat menyayangkan sikap dari Kemenkumham.

“Proses relokasi memang sudah kami ketahui sejak lama. Kemudian pembangunan sekolah sudah dilakukan oleh pemerintah Kota Tangerang. Dan kami sangat menyayangkan ketika kami mengetahui bangunan yang sudah jadi akan dirobohkan dan pembangunannya dihentikan,” paparnya.

Ia berharap, agar Pemkot Tangerang dan Kemenkumham bisa menyelesaikan masalah tersebut dengan bijaksana.

“Mestinya ada komunikasi sebelum mengambil sikap yang tendesius. Karena dampak yang terjadi sangat luas, anak-anak menjadi kecewa ketika membaca pemberitaan di media,” tandasnya.

“Terkait penghentian dan pembongkaran yang akan dilakukan oleh pihak Kemkumham, anak-anak langsung bertanya kepada saya, ‘apakah benar atau tidak?’,” pungkas dia. (ceng/yuyu)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Daftar Calon Sementara Anggota DPRD Kota Tangerang 2019

Disarankan
Dirgahayu RI 73 Jazuli Abdillah