Menteri, Parlemen dan Presiden Catalonia Dibubarkan Pemerintah Spanyol

pemerintah spanyol catalonia

SPANYOL,PenaMerdeka – Adanya Parlemen Catalonia dianggap bukan persoalan pemecahan wilayah kedaulatan, maka Pemerintah Spanyol bertindak cepat dengan mengambil alih pemerintahan dan membubarkannya.

Setelah sebelumnya telah membentuk pemerintahan sekaligus dengan menteri dan parlemen, Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy juga segera mencopot Presiden Catalonia beserta wakilnya. Namun Pemerintah juga dikabarkan sudah mengamil langkah taktis dengan memecat Josep Lluis Trapero, perwira berpangkat tertinggi dari kepolisian regional Mossos d’Esquadra.

Seperti diketahui, pemecatan Trapero oleh pemerintah Spanyol diumumkan dalam surat kabar resmi pemerintah pada Sabtu (28/10/2017).

Rajoy menyerukan bahwa pemilihan lokal akan berlangsung pada 21 Desember 2017 untuk “memulihkan keadaan menjadi normal”. Kini publik sedang menunggu apakah Carles Puigdemont selaku pimpinan eksekutif Catalonia akan mundur secara sukarela dan memberikan tempatnya kepada penggantinya yang ditunjuk oleh pemerintah.

Seperti diberitakan kantor berita Spanyol, Wakil Perdana Menteri Spanyol Soraya Saenz de Santamaria dijadwalkan bertemu dengan Sekretaris Negara yang kemungkinan akan memimpin kementerian regional Catalonia.

Sebelumnya puluhan ribu orang di Barcelona dan kota-kota Catalonia lainnya merayakan deklarasi kemerdekaan mereka pada Jumat (27/10/2017).

Langkah pembatalan kemerdekaan Catalonia dengan Artikel 155 Konstitusi 1978 oleh pemerintah Spanyol cenderung membuat banyak orang marah di wilayah berpenduduk 7,5 juta orang itu.

Warga pendukung kemerdekaan menilai bahwa dengan deklarasi itu mereka dapat menikmati otonomi di wilayahnya. Penggunaan Artikel 55 oleh pemerintah pusat untuk membatasi otonomi di kawasan tersebut merupakan kali pertama sejak pemerintah Spanyol diktator Francisco Franco yang represif pada 1939-1975. (riri/dbs)

 

Disarankan
Click To Comments