Pilkada Calon Tunggal Banten, Pengamat: Politik Uang Potensial Tetap Ada

BANTEN,PenaMerdeka – Tiga penyelenggaraan Pilkada Serentak 2018 di Banten yang hanya melibatkan calon tunggal melawan kotak kosong, disebutkan sejumlah pengamat tetap bakal ada potensi kecurangan atau bahkan upaya politik uang untuk memenangkan kontestasi pemilihan kepala daerah.

“Tiga Pilkada kotak kosong di Banten tetap merupakan alternatif pilihan masyarakat lantaran hanya ada calon tunggal. Karena juga parpol gagal membuat alternatif pilihan calon pemimpin bagi masyarakat,” kata Eka Satialaksmana, pengamat dari Jaringan Rakyat untuk Demokrasi dan Pemilu (JRDP) kepada penamerdeka,com, Kamis (1/2/2018).

Kata mantan Komisioner Bawaslu Provinsi Banten ini kembali menerangkan, kandidat kotak kosong sebenarnya bisa disosialisasikan. Adanya kotok kosong juga tidak rentan dengan kecurangan, termasuk adanya politik uang.

Hanya regulasinya saja yang perlu dipertegas untuk mengatur azas keseimbangan. Karena kelompok yang menyuarakan kotak kosong juga harus diakomodir.

“Begitu juga dengan calon tunggal. Dengan aturan harus memenangkan 50% lebih raihan suara tentu timses juga harus kerja ekstra keras mempertaruhkan kemenangan,” ucap Eka menegaskan.

Kalau mungkin bisa untuk mempertahankan legitimasi publik, petahana calon tunggal tidak bisa membiarkan kotak kosong jangan terisi suara. Ini menjadi pertaruhan bagi calon tunggal. Artinya bukan nantinya tidak ada money politik atau politik uang potensi terjadi supaya menang.

“Secara psikologis menang tidak kesohor kalah hilang harga diri,” kata Eka.

Ia menambahkan, manipulasi hasil data suara juga sangat dimungkinkan terjadi. Sepertinya tidak ubahnya Pilkada dengan adanya lawan pasangan calon. Maka itu teman teman di tingkat pengawas harus ekstra juga mengawal momen Pilkada yang pesertanya calon tunggal.

Hanya saja regulasi soal kotak kosong juga harus diperjelas karena di posisi seperti ini bentuk sosialisasi kotak kosong juga harus ada dalam aturannya.

“Ini ada dalam akses keseimbangan, selain adanya kontrol dari pengawas pemilu soal politik uang tetapi kawan di KPU jangan kendor melonggarkan ketentuan apalagi saatnya nanti terlibat manipulasi suara. Ini tugas pengawas harus dikencangkan. Karena sekali saya sebutkan bahwa kepentingan kelompok kotak kosong juga harus diakomodir,” tutur Eka. (redaksi/tim)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Daftar Calon Sementara Anggota DPRD Kota Tangerang 2019

Disarankan
Dirgahayu RI 73 Jazuli Abdillah