Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kota Tangerang Pemilu 2019

Kemenag Banten Bentuk Satgas Cegah Penipuan Travel Umroh

0 54

SERANG,PenaMerdeka – Kantor wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Banten siap membentuk satuan tugas pengendalian dan pengawasan kepada penyelenggaraan perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) di wilayah Provinsi Banten. Satgas ini dibentuk agar membantu masyarakat yang menjadi korban penipuan travel Umroh.

Kepala Seksie Pembinaan Bidang Haji dan Umroh untuk Kanwil Kemenag Provinsi Banten, Deni Rusli, mengatakan sampai saat ini pihaknya belum menerima ada warga yang menjadi korban penipuan.

“Sampai saat ini, saya belum menerima laporan ada persoalan di travel umroh Nazaret. Perusaan ini sendiri juga belum berizin. Sehingga belum ada laporan dari jemaah, maupun pihaknya tidak ada laporan,” imbuh Deni dilansir merdeka.com belum lama ini.

Ia menjelaskan, kejadian penipuan oleh bodong ini adalah yang pertama kali terjadi di wilayah Banten. Dia meminta semua pihak agar menaati aturan terkait penyelenggaraan umrah sebagaimana yang sudah ditetapkan. Saat ini ada 66 biro (PPIU) yang tercatat resmi dan terdaftar di 8 kota kabupaten se-Banten.

“Dari 66 PPIU, 57 di antaranya berkantor pusat di wilayah Banten, sementara 9 PPIU lain itu hanya mempunyai kantor cabang yang berdomisili di Provinsi Banten,” tungkasnya.

Seharusnya, sesuai Peraturan Menteri Agama(PMA) Nomor 18 tahun 2015 tentang PPIU yang kantor pusatnya di provinsi, izin operasionalnya harus melalui Kemenag Pusat.

Untuk menegakkan aturan, Deni meminta travel mematuhi regulasi Kementerian Agama baik UU Nomor 13 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji yang di dalamnya ada penyelenggaraan umrah yang kemudian PMA 18 tahun 2015 tentang PPIU.

“Kami sampaikan kepada penyelenggara untuk memenuhi semua prosedur dan segera memiliki izin operasional baik pusat dan cabang. Kami sudah mengirimkan surat ke kota kabupaten di Banten untuk melakukan pengendalian dan pengawasan kepada PPIU terutama, yang beroperasi tapi tidak mempunyai izin operasional,” tegasnya.

Oleh karena itu, Deni menambahkan, jika terjadi kasus penipuan, pihaknya akan segera menegakan hukum dengan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Karena sudah ada MOU dengan Kapolri dan Kemenag dan sudah ada pedoman kerja, maka ke depan kami akan membuat satgas pengendalian dan pengawasan terhadap travel umroh di wilayah Provinsi Banten,” tambahnya. (uki)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...