Sekolah Gratis, WH: Pembiayaan SPP Ditanggung Bosda Banten!

BANTEN,PenaMerdeka – Pemprov Banten telah menggelontorkan dana Bosda dan BOS. Disebutkan kegiatan belajar mengajar serta operasional sekolah sudah ditanggung Negara. Artinya pembiayaan SPP gratis sudah bisa dilakukan sekolah.

“Mereka (sekolah, red) belum ngerti juga. Tidak ada pungutan SPP. Jika dulu pada waktu awal sebelum saya menjabat ada laporan dana Bos dan Bosda kerap telat, maka sekarang sudah lancar,” kata WH kepada penamerdeka.com melalui sambungan WhatsApp, Minggu (6/3/2018).

Belum lama ini ada Kepala Sekolah yang disanksi pencopotan lantaran pembiayaan SPP masih diminta orangtua siswa. Ini kata WH, karena sebelumnya adanya laporan keluhan dari orangtua siswa yang merasa keberatan.

“Kan belum lama sudah ada yang diberi sanksi pemecatan. Masih tetap meminta kepada orangtua padahal dari penggelontoran Bosda dan Bos sudah bisa menjalankan SPP gratis,” ucap mantan Wakil Ketua Komis II DPR-RI ini.

Namun kata WH, sumbangan dana untuk ekstra kulikuler (eskul) pun sudah ditanggung pemerintah. Kalau ada kegiatan pentas seni dan lainnya masih bisa dilakukan komite sekolah asalkan sudah dikompromikan orangtua siswa.

“Di luar pembiayaan SPP memang ada aturanya. Yang untuk penambahan kegiatan positif boleh, asal gak memberatkan orangtua. Semangat komite itu sifatnya tidak dipaksakan secara nominal. Peruntukannya jelas yang tidsk dicover dari Bos atau Bosda. Serta adanya transparansi,” ucapnya.

WH menambahkan, untuk mencegah keterlambatan penyaluran dana BOS, akan melakukan perubahan mekanisme penyaluran dana BOS, yaitu kuasa pengguna anggaran adalah kepala sekolah.

“Sekarang berbeda, sebelumnya kuasa pengguna anggaran di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Banten sekarang penguasa anggaran itu kepala sekolah, kepala sekolah yang akan mengelola semua kebutuhan sekolah,” katanya.

Ia meminta pihak sekolah, untuk memanfaatkan dana BOS dan Bosda sebaik dan efisien dan efektif mungkin.

Dan pihak Dindikbud juga kata WH, dalam penyalurannya supaya teliti dan jangan lagi mengulangi proses transfer ke nomor rekening yang keliru. Ini supaya pembiayaan SPP juga tidak menyentuh ke siswa lagi.

“Bahkan, saya Dindikbud Banten, supaya penyaluran dana BOS dan Bosda tidak telat lagi, karena dana Bosda salah satu bentuk apresiasi dari Pemprov Banten kepada para guru, agar lebih sejahtera. Dana Bosda ini sangat ditunggu oleh guru,” ujarnya.

Seperti diketahui alokasi anggaran untuk dana bantuan operasional sekolah daerah (Bosda) Provinsi Banten pada 2018 sebesar Rp 400 miliar. Anggaran tersebut akan dipergunakan untuk menggratiskan pembiayaan SPP di tingkat SMA/SMK-Negeri yang sekarang sudah menjadi kewenangan provinsi. (tim/redaksi)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Daftar Calon Sementara Anggota DPRD Kota Tangerang 2019

Disarankan
Dirgahayu RI 73 Jazuli Abdillah