MADRID,PenaMerdeka – Pedro Sanchez, Perdana Mentri (PM) Spanyol berjanji bakal mereformasi konstitusi dan menghapus hak istimewa peradilan yang dimiliki pejabat tinggi, politisi, hakim hingga bangsawan.

Mengutip dari AFP, hal itu dihapus lantaran hak yang melindungi pejabat tinggi dari tuduhan korupsi.

Menurutnya, langkah penghapusan hak istimewa itu diperlukan agar memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap politik di Spanyol yang sudah diguncang serangkaian skandal korupsi selama beberapa tahun terakhir.

Sanchez mengumumkan itu bertepatan dengan peringatan 100 hari sejak dirinya menjabat usai digulingkannya perdana menteri sebelumnya dengan pemungutan suara atas mosi tidak percaya di tengah skandal korupsi yang berlarut-larut.

Dengan penghapusan tersebut, maka pejabat tinggi di negara itu akan dapat lebih mudah untuk dituntut ke pengadilan.

Dalam Undang-undang dasar Spanyol tahun 1978, awalnya hanya dimiliki perdana menteri dan segelintir pejabat tertinggi negara. Namun seiring berjalannya waktu, turut memasukkan hakim, jaksa penuntut umum, pejabat kepolisian dan yang lainnya.

“Untuk mereformasi konstitusi tersebut tak mudah karena Partai Sosialis yang berkuasa hanya mempunyai 84 kursi dari total 350 kursi di parlemen,” kata Sanchez.

Sementara untuk menyetujui reformasi, kata dia, dibutuhkan persetujuan dari sedikitnya tiga perlima anggota majelis, serta tiga perlima dari senat, majelis tinggi Spanyol.

Kondisi itu membuat Sanchez mau tidak mau harus mendapat dukungan dari anggota Partai Populer, yang digulingkan dari kekuasaan pada Juni lalu.

“Apabila semua mau bekerja sama menghapus hak istimewa maka reformasi ini akan mulai dapat diberlakukan dalam 60 hari sejak diperkenalkan,” pungkasnya. (uki)

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.