Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kota Tangerang Pemilu 2019

Banjir Besar di Australia Bikin Buaya ‘Keluyuran’ di Jalan Permukiman Warga

0 197

QUEENSLAND,PenaMerdeka – Banjir besar yang menerjang wilayah Australia bagian timur laut membuat buaya-buaya bebas berkeluyuran di jalanan permukiman warga. Militer Australia langsung dikerahkan untuk mengatasi situasi berbahaya ini.

AFP memberitakan, Senin (4/2/2019), banjir besar yang disebut terjadi ‘sekali dalam satu abad’ menggenangi rumah warga, sekolah dan bandara di wilayah Queensland usai hujan deras terus mengguyur.

Ratusan warga pun terpaksa mengungsi dari rumah masing-masing. Pasukan Pertahanan Australia turut mengerahkan personelnya agar membantu upaya penyelamatan warga.

Personel militer Australia memasang karung-karung berisi pasir sebagai barikade dari genangan banjir dan mengerahkan kendaraan kargo amfibi untuk membantu warga yang terjebak di atap-atap rumah mereka.

Wilayah Australia pada bagian timur laut ini memang sering dilanda hujan deras saat musim penghujan tiba. Tetapi saat hujan deras yang mengguyur beberapa hari terakhir melewati level normal.

Pada Minggu (3/2) malam waktu setempat, otoritas terpaksa membuka pintu banjir di bendungan. Langkah itu sama saja melepaskan aliran air yang sebagai ‘arus berbahaya dan berkecepatan tinggi’.

Gambar-gambar yang diambil di kota Townsville menunjukkan banyak mobil dan pagar rumah warga yang terendam banjir dengan ketinggian mencapai pinggang orang dewasa.

Warga setempat tidak hanya harus menghadapi genangan air yang tinggi, tanah longsor, dan terputusnya aliran listrik, tapi juga reptil predator yang dilaporkan terlihat di sejumlah titik, khususnya di ruas-ruas jalanan dekat permukiman rumah warga.

Petugas otoritas darurat setempat berjuang keras, salah satunya melakukan 18 aksi penyelamatan dalam waktu semalam. Otoritas setempat menyebut 1.100 orang meminta bantuan via telepon.

Premier Queensland, Annastacia Palaszczuk, memperingatkan hujan deras masih akan mengguyur dan peringatan darurat masih diberlakukan secara efektif untuk belasan sungai setempat.

Kota Ingham, yang terletak sebelah utara Townsville, diguyur hujan curah 10 cm dalam beberapa jam pada Senin (4/2) waktu setempat. Angin di wilayah tersebut diperkirakan berhembus hingga 100 kilometer per jam.

Apabila hujan deras terus mengguyur wilayah itu, otoritas setempat memperkirakan hingga dengan 20 ribu rumah warga setempat berisiko digenangi banjir.

“Lada dasarnya bukan peristiwa sekali dalam 20 tahun, namun peristiwa sekali dalam 100 tahun. Hal ini belum pernah terjadi sebelumnya, kita juga belum pernah melihat hal seperti ini sebelumnya,” tutup Palaszczuk. (uki)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
HPN
Loading...