HGN ads Bekasi

WBP Pecahkan Rekor Muri Tampilkan Tarian Kolosal di LP Kelas I Tangerang

0 142

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Sebanyak 200 ribu warga binaan pemasyarakatan (WBP) di seluruh Indonesia berhasil pecahkan Rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) dengan menampilkan tarian kolosal.

Kegiatan itu digelar dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-74 yang berlangsung di Lapas Kelas I Tangerang, Kamis (15/8/2019).

“Semangat peserta dilatarbelakangi perayaan HUT ke-74 RI dan memberikan kenangan manis dalam keikutsertaan warga binaan di seluruh lapas di Indonesia,” ujar Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS), Sri Puguh Budi Utami.

Utami menjelaskan, dalam pemecahan rekor ini merupakan ajang untuk menunjukan bahwa pembinaan WBP dalam lingkungan lembaga masyarakat berjalan dengan baik.

“Kegiatan ini menjadi publikasi sebagian kecil dari hasil binaan kepribadian dan juga ingin menyosialisasikan apa saja yang sudah dilakukan di dalam lembaga pemasyarakatan selama ini,” jelas Utami.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas I Tangerang, Abdul Hany menambahkan, tempatnya dipilih ini berdasarkan keputusan dari Kementerian Hukum dan HAM. Sebagai tuan rumah pemecahan rekor Muri inu sebanyak 1.500 WBP dari Lapas Kelas I Tangerang ikut memeriahkan.

“Pertama ditunjuk pimpinan karena Lapas Kelas I Tangerang ini areanya untuk kegiatan cukup luas juga. Karena disini ada lapangan bola, tadi kita saksikan hampir 1.500 kumpul pada posisi saat ini,” tambah Abdul.

Diketahui, tarian kolosal ini diiringi lagu ciptaan dari Dirjen PAS, Sri Puguh Budi Utami yang berjudul Indonesia Bekerja. Sementara, tariannya diciptakan WBP wanita yaitu Kiki Yovita dan Fitri Meliana.

Sesudah melakukan tarian kolosal oleh WBP, perwakilan Muri kemudian memberikan piagam rekor Muri kepada Sri Puguh Budi Utami. (hisyam)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan

Tinggalkan pesan

Alamat email anda tidak akan disiarkan. Penamerdeka.com tidak bertanggung jawab dengan isi komentar, tulisan komentar sepenuhnya tanggung jawab komentator sesuai aturan UU ITE