Pemkab Bekasi HUT RI Ke 75

Parah, Dana Bansos KPM Diduga ‘Ditilep’ Koordinator PKH di Kota Tangerang

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Seorang oknum koordinator Program Keluarga Harapan (PKH) diduga menilep dana bantuan sosial (bansos) bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.

Dugaan penyelewengan dana bantuan sosial tersebut dialami KPM berinisial LLS, warga RT 01, RW 03, Kelurahan Poris Plawad Indah, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.

Menurut Ketua RT 1, Kelurahan Poris Plawad Indah, Asiah, dana bansos senilai Rp600 ribu setiap bulan yang menjadi hak penerima program Kementerian Sosial itu tak pernah diterima LLS sejak 2016.

“Ya, benar,” terang Asiah membenarkan saat dihubungi penamerdeka.com, Senin (29/6/2020).

Hal tersebut diketahui setelah pihak LLS mencetak salinan rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) pada Juni 2020. “Jadi, dia (LLS) tidak menerima uang bansos dari tahun 2016,” kata Asiah yang juga keponakan LLS ini.

Ternyata, LLS selama ini hanya menerima bansos berupa sembako. Sedangkan dana langsung tunainya melalui rekening KKS yang dipegang koordinator PKH tidak dia terima.

“Oknumnya itu tidak pernah melaporkan ke LLS. Oknum itu hanya bilang ke LLS kalau setiap bulan tidak pernah ada saldo,” ucapnya.

Kata Asiah, LLS curiga dan geram dengan oknum koordinator PKH. Dia pun mencetak salinan rekeningnya. Hingga akhirnya terungkap direkeningnya ini setiap bulannya terdapat saldo Rp600 ribu.

Asiah menduga masih ada sejumlah warganya yang juga KPM mengalami hal serupa ini. “Kalau LLS perkembangannya sudah damai musyawarah. Jadi, oknumnya akan ganti dan sudah kasih panjar Rp1 juta kepada LLS,” tuturnya.

Sementara itu, Lurah Poris Plawad Indah, Kundarto membenarkan jika dana bansos LLS ditilep oknum koordinator PKH. “Ya benar, tapi kami sudah memfasilitasi persoalan ini,” katanya.

Kundarto menyebut, pihak kelurahan sedang membentuk tim untuk menelusuri apakah ada atau tidaknya KPM lainnya yang mengalami nasib serupa dengan LLS. (hisyam)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...