Kuasa Hukum Sebut Kasus Tandatangan Palsu Lurah-Camat di Kota Tangerag Mampu Dikebut Polisi

SOAL LAHAN TPA RAWA KUCING

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Sejumlah pihak meminta Polres Metro Tangerang Kota segera mengusut tuntas kasus dugaan tandatangan palsu Lurah Kedaung Wetan dan Camat Neglasari.

Sebelumnya diberitakan, pembebasan lahan milik keluarga Riman Bin Ecang di atas lahan TPA Rawa Kucing, Neglasari, Kota Tangerang, proses pembebasan lahannya belum bisa dibayarkan Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang.

Sebab, surat keterangan waris Riman Bin Ecang dari Kelurahan Kedaung Baru sebagai syarat proses pencairan pembebasan yang dikuasakan jual kepada Bambang Wahyudi hingga kini tak kunjung diterbitkan.

Menurut Wawan Gunawan Lurah Kedaung Baru, selama kasus tandatangangan Camat Neglasari dan Lurah Kedaung Wetan yang diduga dipalsukan proses hukumnya masih berjalan.

Maka pihaknya tidak akan menerbitkan surat keterangan waris kepada yang bersangkutan.

“Betul (kasusnya,red) sudah dilaporkan ke Polres. Intinya seperti itu, karena kasus itu masih berproses,” kata Wawan Gunawan, Lurah Kedaung Baru, dihubungi penamerdeka,com, Rabu (6/1/2021).

Dakuinya bahwa Keluarga Riman Bin Ecang merupakan warganya yang berdomisili di Kelurahan Kedaung Baru.

Secara fisik, kata Wawan, lahan milik keluarga Riman Bin Ecang seluas 387m2 berada di atas TPA Rawa Kucing, Kelurahan Kedaung Wetan rencananya akan dibebaskan Pemkot Tangerang.

“Mereka hanya meminta keterangan waris dari kelurahan karena berdomisili di Kedaung Baru, kalau fisik lahannya ada di TPA Rawa Kucing di Kelurahan Kedaung Wetan,” ungkap Lurah Wawan.

Menurut Budi Wahyudi Sekretaris Dinas (Sekdis) Lingkungan Hidup Kota Tangerang, anggaran untuk pembebasan lahan keluarga Riman Bin Ecang seluas 387m2 masih tersedia pada APBD Kota Tangerang (TA) 2021.

“Kaitan anggaran tersedia. Namun pelaksanaannya (pencairan, red) yang sudah lengkap secara persyaratan administrasinya,” ucap Budi Wahyudi, Rabu (13/1/2021).

Di tempat terpisah, Septian Prasetyo Kuasa Hukum Keluarga Riman Bin Ecang, mengatakan, hingga kini kliennya belum mengantongi kucuran dana pembebasan lahan TPA Rawa Kucing.

“Kami memang sempat dua kali mensomasi kelurahan (Lurah Kedaung Baru, red). Supaya segera menerbitkan surat keterangan waris,” ucap Septian kepada wartawan, Senin (25/1/2021).

Tetapi jawaban dari pihak kelurahan setempat tetap menunda penerbitan surat keterangan waris lantaran beranggapan ada kasus yang bersinggungan dengan keterangan tanah yang dipalsukan.

Laporan dugaan pemalsuan tandatangan Camat Neglasari dan Lurah Kedaung Wetan sudah di Polres Metro Tangerang Kota.

“Kami meyakini kepolisian bakal cepat merampungkan kasus tandatangan palsu lurah dan camat. Sehingga kelurahan akan memberikan surat keterangan jika kasus ini sudah terungkap,” pungkas Septian. (hisyam/red)

Disarankan
Click To Comments