Polsek Panongan Bekuk Residivis Curanmor, Gasak Motor Dalam Lima Detik

KETANGKAP DI PANDEGLANG

KABUPATEN TANGERANG,PenaMerdeka – Jajaran Polsek Panongan, Tengerang, Banten berhasil membekuk satu orang tersangka kasus pencurian bermotor (curanmor). Tersangka berinisial O ini merupakan residivis dengan kasus yang sama pada 2015 lalu.

Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro, mengatakan berawal pada Senin 20 September 2021 sekira jam 13.30 Wib Satreskrim Polsek Panongan mendapat laporan bahwa telah terjadi pencurian sepeda motor Honda Beat.

Laporan itu menyebutkan, tempat kejadian perkara (TKP) di Jalan Boulevard depan Madrigrass Citra Raya, Kabupaten Tangerang.

“Atas laporan tersebut Kanit Reskrim bersama anggotanya mendatangi TKP guna melakukan pengecekan. Dari olah TKP dan keterangan korban serta saksi-saksi di sekitar lokasi kejadian, di dapatkan ciri-ciri pelaku,” ujarnya di Polsek Panongan, Senin (13/12/2021).

Kemudian lanjut Wahyu, dari hasil penyelidikan mengarah kepada pelaku berinisial O yang bertempat tinggal di Kampung Sukapura, RT01/01, Desa Malangnengah, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Pandeglang. Setelah itu pun jajaran Satreskrim Polsek Panongan pun langsung melakukan pengejaran.

“Penangkapan pelaku pada Minggu, 7 Nopember 2021 sekira jam 00.30 WIB. Pada saat dilakukan penggeledahan dan penangkapan, O kabur melalui jendela belakang rumah menuju ke pesawahan,” katanya.

Wahyu menyebutkan, hasil penggeledahan terhadap rumah O ditemukan 1 (satu) pasang body motor Honda Revo fit warna Hijau, No Pol : A-3110-OQ dan 1 (satu) buah stang sepeda motor warna hitam di dalam gudang rumah Sdr O.

Kemudian dilakukan penggeledahan lagi dan ditemukan kunci letter T berikut anak kunci yang disimpan diatas saung di depan rumah O.

“Setelah dilakukan pemeriksaan O mengakui sudah menjual 7 (tujuh) unit sepeda motor ke Sdr. S (DPO) dan 5 (lima) unit berada di rumah Sdr. U (DPO). Selanjutnya Ipda Surya dan anggotanya melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan 12 (dua belas) unit sepeda motor dibawa ke Polsek Panongan guna dilakukan proses lanjut,” paparnya.

Wahyu menuturkan, sampai saat ini barang bukti yang berhasil diamankan berjumlah 12 (dua belas) sepeda motor dan dimungkinkan masih bertambah karena masih dalam proses pemeriksaan dan pengembangan.

Menurut pengakuan O saat ditanya, dalam aksinya pelaku tersebut terlebih dahulu berkeliling mencari sasaran sepeda motor yang aman untuk diambil dan merusak dengan menggunakan kunci T dalam waktu 5 detik.

“Wahyu meyakini bahwa O telah lama melakukan curanmor karna pelaku merupakan residivis dan merupakan jaringan curanmor dan pelaku akan dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman kurungan penjara 7 (tujuh) tahun,” pungkasnya. (hisyam)

Disarankan
Click To Comments