Kota Tangerang, PenaMerdeka – Dedi Mahpudin, Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag), Kota Tangerang meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang harus satu visi dan misi untuk membangun pendidikan. Terlebih untuk pembangunan pendidikan madrasah negeri karena geliatnya cukup signifikan.

Pasalnya hingga kini kata Dedi beralasan, jumlah sekolah tingkat madrasah negeri minim. Di Kota Tangerang jumlah Madrasah Ibtidaiyah (MI) Negeri hanya satu sekolah, Madrasah Tsnawiyah (Mts) Negeri ada 3 dan terakhir Madrasah Aliyah Negeri (MAN) ada 2 sekolah.

Disebutkan, lahan adalah salah satu kendala untuk membangun sarana pendidikan madrasah tersebut. Terkait dengan anggaran, pihak Kemenag Kota Tangerang akan menggelontorkan dana ketika lahan sudah diberikan oleh pemerintah kota.

“Tahun 2017 pihak kami akan mengkomunikasikan persoalan ini kepada Walikota. Karena anggaran di Kemenag tidak ada untuk pengadaan lahan,” kata Dedi Mahpudin kepada PenaMerdeka.com, Senin (12/12).

Prosesnya kata Dedi Miptahudin kita akan minta lahan dahulu ke Pemkot Tangerang, setelah diberikan nanti proses administrasinya akan diurus.

“Jadi rencananya seperti itu, kita konsen untuk anggaran pembangunannya. Nanti setelah pengalihan asset selesai dari Pemkot ke pihak Kemenag baru lahan itu bisa dibangun untuk sekolah,” ucapnya.

Menurut Dedi, untuk menyiasati animo masyarakat ke sekolah negeri maka ada solusi untuk membangun ruang kelas baru dan hal itu tidak sulit. Maka dari pihak pendidikan madrasah sendiri sudah mengusulkan langsung ke Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Banten.

Sekarang ini untuk pembangunan sekolah baru apakah masih tesedia lahannya. Terkait salah satu wacana supaya Kemenag akan membiayai siswa ke swasta menurut dia regulasinya akan dibicarakan dengan pusat terlebih dahulu.

“Kita lihat regulasi dari pusat seperti apa soal subsidi kepada siswa di sekolah madrasah swasta. Doakan saja mudah-mudahan saja akan ada penambahan lahannya supaya ada sekolah baru. Yang terpenting harapan saya semoga ada kesamaan visi dan misi dalam membangun masyarakat kota tangerang dibidang pendidikan madrasah,” tandasnya menjelaskan. (deden)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *