Satpol PP Kota Tangerang Menjaring 33 Gelandangan dan Pengemis

0 219

KOTA TANGERANG, PenaMerdeka – 33 gelandangan dan pengemis berhasil dijaring dalam operasi penegakkan Perda Kota Tangerang Nomor 5 tahun 2012 Tentang Pembinaan Anak Jalanan Gelandangan, Pengemis dan Pengamen serta Perda Kota Tangerang No 6 tahun 2011 tentang Ketertiban Umum, Senin (16/1).

Dalam operasi penertiban yang dilakukan oleh petugas Satuan Polisi (Satpol) Pamong Praja (PP) Kota Tangerang berhasil menjaring tujuh orang gelandangan dan pengemis  di sejumlah persimpangan jalan protocol setelah sebelumnya telah terjaring sebanyak 27 anak jalanan.

“Mereka kami serahkan kepada Dinas Sosial Kota Tangerang untuk dilakukan pembinaan. Selesai operasi penertiban, langsung kami buatkan berita acara penyerahan kepada Dinsos,” jelas Kaonang, Kepala Bidang Penegakkan Produk Hukum Daerah, Satpol PP Kota Tangerang.

Tidak hanya sampai disitu, penegakkan produk hukum daerah untuk menertibkan gelandangan dan pengemis juga menyasar kolong jembatan Cisadane dijadikan tempat tinggal para Gepeng.

“Penertiban berikutnya akan kami bersihkan kolong jembatan Cisadane ini dari pemukiman liar,” jelas Kaonang.

Penyisiran terus dilanjutkan menyusuri jalan Merdeka – Gatot Subroto sampai di pertigaan Jatiuwung.  Sepanjang jalan penyisiran, petugas selain melakukan operasi pengemis dan gelandangan tetapi tak henti mengingatkan kepada para pedagang kaki lima agar tidak berjualan di badan jalan, trotoar dan di atas saluran air. Mereka yang berjualan di tempat terlarang tersebut, diingatkan agar menggeser dagangannya dari area itu.

“Kami bekerja ini sesuai tugas pokok fungsi selaku aparat pemerintah Kota Tangerang. Kami berkewajiban untuk menjaga ketertiban umum Kota Tangerang. Ini adalah amanah Walikota dalam mewujudkan Tangerang LIVE layak huni dan layak kunjungi,” jelas Kaonang.(aceng)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Tahun Baru Islam
Disarankan
Dwi Nopriandi
Ahmad Jazuli
Loading...