Dewan Kota Tangerang Sidak Uji KIR, Mendadak Aktifitas Calo Sepi

0 71

KOTA TANGERANG, PenaMerdeka – Aktifitas percaloan uji KIR kendaraan di Batu Ceper, Dinas Perhubungan Kota Tangerang mendadak sepi saat para anggota komisi III DPRD Kota Tangerang melakukan inpeksi mendadak (Sidak), Kamis (26/1) pagi.

Pantuan di lapangan, saat para anggota dewan tersebut tiba di lokasi, puluhan orang yang diduga calo tersebut beranjak pergi meninggalkan puluhan mobil yang sedang diurus kelengkapannya.

Tak ayal kedatangan para anggota dewan tersebut membuat kebingungan sejumlah masyarakat yang sedang mengurus KIR yang menggunakan jasa Calo.

“Gak bisa itu lagi, ada sidak dari dewan, nantilah kalau para dewan itu sudah pada pulang kita akan urus lagi surat uji KIR kau,” kata salah seorang pria yang diduga calo kepada salah seorang warga yang merasa dirugikan lantaran ditinggal pergi oleh calo tersebut.

Informasi yang berhasil dihimpun wartawan dari beberapa pemilik kendaraan, bahwa biaya uji kir yang diminta oleh oknum calo sebesar tigaratus ribu rupiah hingga limaratus ribu rupiah.

“Gak bisa ditawar orangnya tetap minta 500 ribu rupiah, ada aja yang salah kayak lampu rem gak nyala, atau wiper ga fungsi,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Endang Romzi, Kepala UPT Uji KIR Dinas Perhubungan Kota Tangerang tidak menampik hal tersebut, bahkan ia menyebut sekelompok orang yang menawarkan jasa tersebut sudah memiliki badan hukum yang jelas.

“Kita sebetulnya gak ada calo ya disini, yang ada itu biro jasa yang memiliki CV, mereka ada benderanya,”jelasnya.

Meski demikian, ia mengakui kedepan ia akan menertibkan para calo tersebut agar masyarakat nyaman dalam mengurus administarasi.

“Kedepan saya gak mau calo calo merambet rambet dilokasi ini, baik itu pegawai atau biro jasa yang memiliki badan usaha harus terdaftar, karna kita gak mau terkesan liar,”tukasnya.

Sementara itu Ketua Komisi III DPRD Kota Tangerang, Solihin mengaku tidak mengetahui pasti praktek percaloan tersebut meski demikian pihaknya tidak membenarkan hal tersebut.

“Waduh saya gak lihat secara langsung ya, tapi kalau memang benar itu begitu ya tentunya gak boleh dan dilarang,” kata pria yang akrab disapa Leking. (aceng)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Tahun Baru Islam
Disarankan
Dwi Nopriandi
Ahmad Jazuli
Loading...