Seludupi Tramadol dan Eximer ke Nelayan, Remaja Putus Sekolah Diringkus

Tramadol dan Eximer ke Nelayan, Remaja Putus Sekolah Diringkus

KABUPATEN TANGERANG,PenaMerdeka – Petugas Unit Reskrim Polsek Kronjo, berhasil menangkap 2 pengedar obat-obatan terlarang kepada sejumlah anak nelayan di Kepulauan Pramuka dan Kelapa, Kepulauan Seribu. Dari tangan keduanya polisi menyita ribuan butir obat-obatan jenis tramadol dan eximer.

Kapolsek Kronjo AKP Uka Subakti menuturkan, bahwa tersangka pertama yang berhasil ditangkap petugas Unit Reskrim Polsek Kronjo adalah seorang remaja yang sudah putus sekolah berinisial K (16).

“Tersangka yang sudah ditangkap, pada Jumat 3 November 2017, sekitar pukul 10.00 WIB, di Kampung Kronjo, Kabupaten Tangerang, tepatnya di Pelabuhan Kronjo karna mengedarkan tramadol dan eximer kepada anak nelayan,” ujar Uka saat dikonfirmasi kembali oleh PenaMerdeka.com.

Saat hendak dalam penangkapan, K sudah menjual obat terlarang tersebut kepada sejumlah anak-anak nelayan di Kepulauan Pramuka dan Kepulauan Kelapa. Polisi berhasil menyita ratusan obat-obatan terlarang tersebut.

“Tersangka ditangkap saat sedang membawa 200 butir pil eximer dan 25 butir pil tramadol juga. Tersangka membawa barang tersebut untuk dijual kepada nelayan yang ada di Kepulauan Pramuka dan Kelapa. Kami lalu melakukan melakukan pengembangan,” tandasnya.

Dari pengembangan kasus tersebut, petugas kembali mengamankan seorang tersangka lainnya yang sama, yaitu S berusia (19), tersangka kedua ini bekerja sebagai buruh. Tersangka kedua berhasil dibekuk di depan sebuah ruko kosong, usai melakukan transaksi obat.

Kanit Reskrim Polsek Kronjo Aiptu Yudi Sulis yang memimpin penangkapan kasus tersebut juga menambahkan, tersangka berinisial S itu dibekuk sesudah melakukan transaksi obat terlarang yang di jualnya pada Kampung Pasilian, Kecamatan Kronjo.

“Kepada petugas yang melakukan penangkapan, tersangka berinisial S mengaku mendapat pasokan obat tersebut dari tersangka lain, seorang pria yang juga pengedar menggunakan sepeda motor. Saat ini, kami masih melakukan perburuan terhadap teman yang satu lagi,” tutur Aiptu Yudi.

Dari tangan pelaku berinisial S, petugas berhasil juga mengamankan ribuan butil pil eximer dan tramadol yang sempat dibawanya dalam beberapa jumlah yang disimpan pada kantong plastik kresek. Dari cirinya, obat keras tersebut merupakan buatan pabrik. (redaksi)

Disarankan
Click To Comments