Pebisnis Form C1, Usaha Dadakan di Musim Pemilu

BANTEN,PenaMerdeka – Anggap disebut pebisnis form C1 musiman, mereka hanya melakukan usahanya hanya saat Pemilu berlangsung. Formulir C1 di perhelatan Pemilu serentak 2019 dikabarkan sebelumnya memang menjadi dokumen yang banyak diburu peserta Pemilu.

Diantara peserta Pemilu yang paling banyak melirik form C1 adalah para Caleg, tidak kepada Capres atau Cawapres.

Namun tak gampang mendapat formulir tersebut lantaran tarif yang diminta lumayan mahal. Untuk mendapatkan form itu konon dikabarkan bisa dari penyelenggara.

Kerap ada Caleg yang meminta, begitu juga sebaliknya, ada oknum penyelenggara menawarkan kepada peserta Pemilu lain.

“Kayaknya laris manis dokumen formulir C1, tapi harganya juga selangit mas. Untuk satu kecamatan bisa ditarif Rp 5 sampai enam juta,” kata salah seorang Caleg di Tangerang yang enggan disebutkan namanya kepada penamerdeka.com, Jumat (26/4/2019).

Kata dia melanjutkan, rekapan hasil suara TPS yang sudah di foto copi untuk 1 kelurahan mereka membandrol Rp 1 juta.

Menurutnya, persoalan tidak mengantongi form C1 lantaran partai yang dinaunginya tidak mengeluarkan anggaran untuk saksi.

“Kalau punya saksi di TPS saya pasti punya C1 supaya bisa melakukan rekap perolehan suara. Ternyata jadi caleg anggarannya besar juga. Belum termasuk biaya sosialisasi,” ucapnya.

Lantaran tidak mempunyai saksi saat proses pencoblosan, Usep Arrafat Caleg asal Partai Nasdem untuk DPRD Kabupaten Lebak mengaku kesulitan memperoleh informasi perolehan suaranya.

Awalnya dia sempat berharap akan ada form C1 yang dipampang di setiap desa. Tetapi ternyata tidak semua desa yang menempel hasil suara dari C1.

“Saya harap akan ada form C1 yang dipampang di desa yang masuk dapil saya. Tapi tidak semua yang mengumumkan,” ucapnya. (hisyam)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...