Proyek ‘Buang Sampah’ Pemkot Tangsel Habiskan Rp55 Miliar

SEBUT KURANGI BEBAN VOLUME SAMPAH DI TPA CIPEUCANG

KOTA TANGSEL,PenaMerdeka – Anggaran besar digelontorkan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) untuk biaya proyek buang sampah tahun 2022, menyusul berakhirnya kontrak proyek pengangkutan sampah ke TPA Cilowong, Serang, 31 Desember 2021 lalu.

APBD sebesar Rp55 miliar diberikan ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangsel untuk dua paket proyek jasa pengangkutan sampah. 

Dikutip dari LPSE Kota Tangsel, masing masing Rp41miliar untuk buang sampah ke TPA Cilowong, Kota Serang dan Rp14 miliar untuk buang sampah ke TPA Lulut Nambo di Kabupaten Bogor.

Dengan tambahan anggaran Rp55 miliar ini, artinya Pemkot Tangsel telah menganggarkan dana senilai Rp73 miliar untuk program buang sampah dalam dua tahun ini. 

Tahun lalu, untuk proyek yang sama, daerah pimpinan Wali Kota Benyamin Davnie ini menghabiskan anggaran Rp18 miliar untuk buang sampah ke TPA Cilowong.

Proyek jasa pengangkutan sampah ke TPA Cilowong sebesar Rp41 miliar dimenangkan PT Ella Pratama Perkasa. Informasi yang berhasil dihimpun, saat ini proses lelang dalam tahapan masa sanggah. 

Jadwalnya, di Minggu terakhir Maret 2022 proses pengangkutan sampah ke TPA Cilowong sudah dimulai. Perusahaan ini satu satunya perusahaan yang memasukan penawaran dari belasan pendaftar lelang.

img 20220309 wa0003
TPA Cipeucang, Serpong, Kota Tangsel.

Sementara itu, lelang jasa pengangkutan sampah ke TPA Lulut Nambo masih dalam proses. Sebelumnya lelang paket proyek ini sempat dibatalkan lantaran PT Sinjaya, satu satunya penyedia jasa yang memasukan penawaran tapi dinyatakan tidak lolos evaluasi oleh panitia lelang.

TARGET SAMPAH DI TPA CIPEUCANG MARET 2022 DIANGKUT 

Sebelumnya, Wahyunoto Lukman, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangsel menyebut seluruh proses lelang akan selesai pada pertengahan Maret 2022. 

“Target kita itu paling lama pertengahan Maret semua proses sudah selesai,” ucapnya beberapa waktu lalu.

Sehingga kata Wahyunoto, sampah yang ada sudah bisa diangkut kembali ke TPA Cilowong, dan ke TPA Nambo. Dan tentunya bakal mengurangi volume sampah yang terkonsentrasi di TPA Cipeucang, Serpong.

“Dalam satu hari sampah yang ke TPA Cipeucang itu 400 sampai 500 ton. Jadi sambil menunggu proses lelang ini selesai,” jelasnya.

Karenanya proses pengangkutan sampah dibutuhkan dua perusahaan. Yakni perusahaan untuk mengangkut sampah ke TPA Cilowong dengan mengangkut sampah 280 ton per harinya.

“Ada dua perusahaan yang mengangkut sampah, yaitu perusahaan jasa pengangkutan TPA Cilowong dan satu lagu ke TPA Nambo. Yang akan mengangkut sampah 120 ton perharinya,” tukas Wahyunoto. (red/tim)

Disarankan
Click To Comments