Gagal Praktikan Ilmu Kebal, Guru Debus di Tangerang Ini Diburu Polisi

KABUPATEN TANGERANG,PenaMerdeka – Dianggap lari dari tanggung jawab, seorang oknum Ustad yang mengaku Guru Debus lantas gagal mempraktikan ilmu kebal hingga akhirnya mencelakai sejumlah muridnya, kini terpaksa harus diburu Polisi.

Dikabarkan, sebelumnya dalam peristiwa itu ada tujuh orang warga asal Desa Rawa Kopi, Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, yang mengalami cedera akibat dugaan percobaan ilmu kebal atau debus yang berlangsung pada Minggu (26/11/2017) tersebut.

Korban rata rata mengalami luka di bagian tangan, melepuh karena dalam aksi debus itu mereka diuji untuk mencelupkan tangan ke dalam air keras. Namun usai mengetahui aksinya gagal dan enggan bertangung jawab lalu sang guru Debus sekarang dikabarkan melarikan diri.

Kini Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Harry Kurniawan memerintahkan jajarannya untuk menangkap oknum ustad yang dinilai sudah mencelakakan warga setempat yang juga murid debusnya.

“Kami sedang mengejar pelaku,” ujar Harry dalam keterangan tertulis, Senin (27/11/2017).

Menurutnya terkait dengan jumlah korban onum guru Debus yang sekarang sedang menjalani perawatan di RS Mitra Husada Teluk Naga, Kabupaten Tangerang berjumlah hanya tinggal lima saja.

Dari tujuh murid, dua orang kata Kapolres, sudah diperbolehkan pulang menjalani perawatan jalan oleh pihak rumah sakit.

Polisi juga melakukan cek tempat kejadian perkara (TKP) ke salah satu kontrakan yang dijadikan untuk tempat untuk melakukan aksi debus.

“Para korban mengaku diperintahkan untuk mencuci tangan ke dalam cairan kimia air keras. Setelah satu jam ujian berlangsung. Warga yang menjadi murid dari guru debus akhirnya terpaksa dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka-luka selepas mencuci tagannya pakai air keras,” tandas Kapolres. (aputra)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Daftar Calon Sementara Anggota DPRD Kota Tangerang 2019

Disarankan
Dirgahayu RI 73 Jazuli Abdillah