HGN ads Bekasi

AB3 Tuntut SK Upah, WH Minta Buruh Banten Pahami Beban Industri

Beban Industri Berat Investor Eksodus Ciptakan Pengangguran

0 243

BANTEN,PenaMerdeka – Presidium Aliansi Buruh Banten Bersatu (AB3) minta Pemprov Banten menyetujui upah minimum kota/kabupaten (UMK). Sementara Pemprov menyatakan buruh Banten mesti pahami beban dunia industri sehingga sistem investasi berjalan kondusif.

Dikabarkan sebelumnya, Rabu (20/11/2019) pagi ini AB3 rencananya bakal menggelar aksi demonstrasi di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang.

“Kami sudah mendapat izin. Sudah kami sampaikan ke kepolisian Banten, ada 10 ribu dari empat aliansi buruh,” ujar Maman Nuriman Presidium AB3 kepada wartawan di Kawasan Niaga Terpadu, Batu Ceper, Tangerang, Rabu (20/11/2019) kemarin.

AB3 menuntut Gubernur Banten Wahidin Halim menyetujui upah minimum yang direkomendasikan wali kota dan bupati dari hasil musyawarah bersama aliansi buruh.

“Hari ini kami atas nama AB3 akan menyambangi kantor Gubernur Banten di Serang sana untuk meminta Gubernur Banten untuk meng-SK-kan upah minimum kota/kabupaten (UMK) seluruh Provinsi Banten sesuai dengan rekomendasi dari wali kota atau bupati masing-masing dan dari unsur serikat pekerja dan serikat buruh,” tukas Maman.

Tuntutan lainnya adalah meminta Gubernur Banten untuk mendorong pencabutan Peraturan Pemerintah (PP) 78 tahun 2015 tentang pengupahan.

Sebelumnya menurut Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) disebut daerah strategis untuk investasi. WH menyebut UMP yang sudah disepakati tidak ditolak lantas buruh melakukan aksi demo menuntut kenaikan upah.

Mantan Walikota Tangerang ini menambahkan, buruh harus memahami persoalan beban industri. Karena jika UMK akan terus dinaikan otomatis menambah beban para investor. Dia berharap persoalan industri harus kondusif.

“Kita berharap buruh bisa memahami persoalan industri, ekonomi sekarang. Kalau UMK dinaikin terus, bebannya makin berat. Yang sudah disepakati, jangan ditolak, seperti buruh keberatan kemudian demo, itu menambah persoalan. Kita harap semua damai,” ucapnya.

WH mencontohkan, banyak industri yang tidak sanggup lagi berdiri karena biaya produksi yang mahal, termasuk karena masalah ekspor. Yang paling terpukul adalah industri tekstil dan alas kaki, termasuk kaos kaki.

Pemprov tetap terus akan bekerjasama dengan industri dan melakukan hubungan harmonis untuk saling menguntungkan. Karena itu, perlu transparansi dan harus koperatif. (tim/red)

Investasi yang akan datang ke Banten sudah cukup tinggi. Sekitar Rp 36 triliun yang akan digelontorkan di sini. Namun, para investor akan melihat terlebih dahulu kondisi ketenagakerjaan, konsolidasi pertanahan, sampai mendapatkan rasa aman.

“Banten jadi pusat perhatian karena strategis. Yang penting, kita harus memberikan pelayanan, jangan dipersulit. Sekarang perizinan sudah cukup bagus, sudah 1 pintu. PTSP di sini bagus. Di lapangan, masyarakat jangan selalu protes macam-macam,” tegasnya.

Dalam waktu dekat, lanjutnya, Pemprov dan pemerintah pusat akan membahas soal perizinan yang menghambat investasi.

“Saya prinsipnya melayani. Kita koreksi mana yang harus lebih baik. Lapor kalau ada hambatan izin,” tukas WH. (red/tim)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan

Tinggalkan pesan

Alamat email anda tidak akan disiarkan. Penamerdeka.com tidak bertanggung jawab dengan isi komentar, tulisan komentar sepenuhnya tanggung jawab komentator sesuai aturan UU ITE